Transformator Pulsa

On March 10, 2010, in Analog, by Herlambang

Transformator pulsa pada dasarnya adalah sebuah transformator dengan pasangan sumber pulsa energi listrik ke beban yang bentuk dan sifatnya tidak diubah. Pulsa dari transformator ini dapat berulang maupun tidak berulang. Pada elektronika daya, transformator pulsa digunakan dalam rangkaian pemicu thyristor, triac dan sebagainya. Sekarang ini tansformator pulsa sudah mencakup level daya. Transformator pulsa yang digunakan adalah transformator pulsa kecil yang hanya dapat menghantarkan tegangan kecil pada lebar pulsa pada beberapa mikrodetik.

Transformator pulsa sering digunakan untuk pasangan generator pemicu pulsa dengan thyristor, biasanya untuk mendapatkan isolasi antara dua rangkaian. Transformator pulsa yang biasa digunakan adalah untuk mengontrol thyristor adalah dua kumparan dengan perbandingan 1:1 dan tiga kumparan dengan perbandingan 1:1:1. Rangkaian dasar dari transformator pulsa ditunjukkan pada gambar gambar urutan pertama dari atas. Sinyal masukan diberi lambang E, Resistor berfungsi sebagai pembentuk gelombang sinus dari arus I dan nilai resistor harus lebih kecil dari impedansi transformator.

Rangkaian Transformator PUlsa

Rangkaian Dasar Transformator Pulsa

Inti transformator adalah material berlamel yang cepat jenuh, oleh karena itu bila arus primer mencapai suatu harga, maka medan magnet tidak akan naik lagi. Lilitan sekunder hanya akan terinduksi tegangan bila fluks magnetik berubah dan jika fluks magnetik tetap maka tegangan pada lilitan kedua akan berharga nol. Bentuk gelombang keluaran dari transformator pulsa ditunjukkan pada gambar di berikut.

Bentuk gelombang trafo pulsa

Bentuk gelombang trafo pulsa

Tanggapan terhadap bagian puncak yang rata dari pulsa masukan ditentukan oleh rangkaian ekuivalen berfrekuensi rendah seperti ditunjukkan pada gambar dibawah. tegangan keluaran tersebut tidak dapat tetap rata, karena hal tersebut akan ekivalen dengan mentransmisikan arus searah yang tetap melalui trafo. Sebaliknya, bentuk gelombang tersebut memperlihatkan sebuah kemiringan yang menurun seperti ditunjukkan pada gambar dibawah. maka pada waktu tertentu tegangan akan menjadi nol (0), tetapi lamanya pulsa adalah pendek dibandingkan dengan waktu ini. kemiringan puncak pulsa dipeganng dalam batas-batas yang diperbolehkan dengan memiliki induktansi pemagnet yang tinggi, yakni dengan membuat teras dari bahan yang permebilitasnya tinggi.

transformator pulsa

Bentuk fisik transformator pulsa

Bila tegangan masukan dihilangkan diakhir pulsa, maka akan ada waktu peluruhan (decay time) yang mencukupi sebelum tegangan sekunder menjadi nol (0). Terdapat juga sebuah ayunan balik (backswing) yang diasosiasikan dengan osilasi teredam dan ajakan lewat negatif yang lamanya panjang dari tegangan tersebut. Hasilnya selama periode ini, maka induktrans pemagnet mengeluarkan tenaga medan magnet yang melapuk melalui kapasitans yang kesasar dan melalui resistansi rangkaian. Bentuk gelombang resultan adalah bentuk gelombang sebuah rangkaian RLC yang sejajar.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] kaskus emoticons