Hi..
Kali ini kita akan membuat suatu proyek sederhana yang kadang bisa bermanfaat pada kondisi tertentu. Misalnya untuk para juragan telur kecil2-an, kalo mo ngitung jumlah produksi telurnya (dalam satuan butir)/hari (xixixixi…kurang kerjaan”^_^), kalo pake catetan tangan kan susah, apa lagi jumlah telurnya kan bisa ribuan” (ngitungnya kiloan mas”).. nah, kalo pake alat ini, anda bisa menghitung jumlah telur sampai dengan ribuan dengan hanya memencet tombol UP dan bila anda salah hitungan atau mencetnya kecepeten jadi dua kali pencet, anda bisa pake tombol DOWN untuk mengurangi jumlah hitungan.. ato kalo anda sudah selesai menghitung dan ingin merubah kondisi hitungan dari nol lagi, maka anda tinggal pencet tombol RESET dan hitungan mulai dari nol lagi.. bagaimana? Membantu ga? Xixixixixi ^o^” yah itung2 buat latihan ..

Berikut adalah manfaat yang akan kita dapat dari latihan membuat proyek ini:

1. Iseng..daripada bengong, ngelamun yg aneh2 :).
2. Belajar driver seven segmen dengan sistem scanning (multiplex).
3. Belajar interrupt external.
4. Belajar rangkaian sistem minimum AT89SXX.
5. Belajar bounchless switch.

Yups, bagaimanapun juga, untuk pemula seperti saya, belajar elektronika apalagi tentang pemrograman mikrokontroler akan lebih efektif bila sembari belajar, materi yang didapat segera dipraktekan dengan visualisasi nyata.Karena untuk pemula, visualisasi adalah sesuatu yang bisa menimbulkan semangat belajar. Bila anda belum pernah membuat peralatan elektronika beneran, anda bisa menggunakan software simulator yang banyak sekali tersedia di internet. Dari simulator-simulator tersebut, menurut saya, yang lumayan paling mudah dipelajari, powerfull, terkenal dan sangat banyak digunakan adalah Proteus VSM dengan ISIS schematics capture-nya. keunggulan Proteus bila dibandingkan dengan simulator-simulator lain, adalah Proteus mampu melakukan simulasi pada rangkaian analog maupun digital ditambah dengan fasilitas simulasi dan debugger untuk beberapa keluarga mikrokontroler yang terkenal seperti ARM, AVR, 8051, PIC, dsPIC dll. Untuk masing-masing mikrokontroler Proteus support komunikasi RS232/485, SPI, I2C, USB, Ethernet..dll. untuk display Proteus juga support dengan LCD, Seven segment, Dot matrix, Alpha numeric dll.. Untuk advanced user juga bisa membuat komponen sendiri.. Karena saya adalah beginner, maka tinggal pake aja yah..dan ga usah repot2 buat hehe.. ntar kalo dah jadi advanced user, baru buat sendiri. Misalkan buat library dan model untuk asmirandah ^0^” ga da hubungannya ya?

Berikut adalah screen shot dari simulasi ISIS Proteus.

8051 UPDOWN COUNTER
Rangkaian ISIS Proteus tidak mencerminkan rangkaian sesungguhnya, secara real… Untuk rangkaian schematics dan Program + file .DSN untuk simulasi Proteusnya bisa didownload disini.

Extract Prog(KEIL)+SIM(ISIS_Proteus)_.rar untuk program lengkap dan schematics. File updowncounter.dsn adalah file ISIS PROTEUS SIMULATION dan bukan merefleksikan rangkaian sesungguhnya (hanya untuk simulasi program). Sedangkan schematic real tersedia dalam format JPG.

Project ini masih belum sempurna karena hanya sebagai media latihan..
Contoh: karakter ”0” pada ribuan ratusan dan puluhan masih belum dihilangkan bila nilai satuan yang ditampilkan. silahkan sempurnakan sendiri sembari mengasah kemampuan temen-temen dalam pemrograman mikrokontroler dan disain hardware. Program ini juga tidak menggunakan counter/timer yang ada pada AT89S51, pake soft counter.

Arikel bersambung.. (pada file Updown_Counter.pdf) yang juga terdapat dalam file 8051_UPDOWN_COUNTER.rar. Dalam file pdf tersebut dijelaskan cara pembuatan dan tips triknya.. :D

Happy programming ☺
Regards,
Herlambang Aribowo

Tagged with:  

11 Responses to 8051 Based UP-DOWN Counter (AT89S51)

  1. eddy says:

    bang, klo pke AVR bahasa C trus tampilnya pke LCD bisa g coding’y bang???tolong bantuan’y bang….

  2. Yogi says:

    Wah makasih nih mas udah mau berbagi ilmunya.. :)
    Secara “umum”, saya mengerti dg teknik multiplexing seven segment, yaitu menghidupkan 7S secara bergiliran dg kecepatan tinggi dan mengirimkan data2 yg sesuai ke segment yg tepat dg kecepatan tinggi pula.. tp ketika akan menyusun programnya, mulai dech saya bingung mas.. hehe.. sebenarnya bagaimana alur programnya sehingga kita bisa melakukan teknik multiplexing ini mas? Apa aja yg kita “kerjain”?(misal dg timer uC, ato malah tanpa fasilitas timer, dll) bisa di-bahasa-kan ga mas? maklum saya newbie..hehe
    makasih..

    • Herlambang says:

      Sama2 yogi.. Alhamdulillah kalo artikelnya bisa dicerna dengan mudah.
      iya… emang secara program belon ane bahas ya… ntar deh kalo ane sudah sempet, :D lagi dikit sibuk neh.
      yang penting mas yogi udeh mengerti konsepnya dulu.. coba diutak atik dulu ..

      yakin pasti bisa deh :D

  3. desta says:

    bisa bantuin buat programnya nggak,,,soalnye baru belajar nii,,,,,.mohon dibantu y,

  4. Herlambang says:

    itu kan ada artikelnya gan.. dibaca-baca dulu gan, ntar kalo ada yang belon ngerti bisa ditanyakan.. :D

  5. joen says:

    Mantep,..kang kreasinya,…..ijin baca2 ya,…

  6. jumadi says:

    kok saya g bisa ya, ada program hex-nya g?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] kaskus emoticons