Pada waktu keadaan tegangan pada VCC terlalu rendah, Flash program memory bisa mengalamai korup data karena tegangan terlalu rendah untuk mencatu CPU dan Flash supaya bekerja dengan normal. Keadaan ini sama dengan sistem lain yang menggunakan Flash, dan solusi disain yang sama bisa diaplikasikan.

Flash memory corruption

Korupsi data pada Flash program bisa disebabkan oleh dua kondisi dimana tegangan terlalu rendah. Yang pertama, kegiatan seperti menulis data ke Flash memerlukan catu tegangan minimum supaya beroperasi dengan normal. Kedua, karena tegangan minimum tidak terpenuhi, CPU dimungkinkan untuk melakukan kesalahan pada proses intsruksi, hal tersebut terjadi jika tegangan catu untuk kebutuhan proses eksekusi instruksi terlalu rendah. Korupsi data pada Flash bisa dicegah dengan mudah dengan cara menghindari beberapa situasi dan mengikuti beberapa rekomendasi untuk disain seperti berikut:

1.Jika update dari Boot Loader tidak diperlukan dalam sistem, program Boot Loader Lock bits untuk mencegah update software dari Boot Loader.

2.Biarkan AVR RESET (aktif low) selama periode tegangan rendah. Hal tersebut bisa dilakukan dengan mengaktifkan internal Brown-out Detector (BOD) jika besar tegangan sesuai dengan level deteksi BOD. Jika tidak, detektor tegangan rendah eksternal bisa digunakan untuk Reset Protection circuit. Jika terjadi Reset selama proses penulisan data belum selesai, proses penulisan akan diselesaikan sesudah catu daya cukup untuk melakukan operasi tersebut.

3.Biarkan AVR dalam kondisi Power-down Sleep mode selama periode catu daya rendah. Hal ini akan mencegah CPU untuk mendekode dan melaksanakan instruksi, secara efektif melindungi Register SPMCR dan melindungi Flash dari penulisan data flash tanpa disengaja.