Pengertian Dioda

On March 25, 2014, in Analog, Elektronika, by Herlambang

Dioda modern dibuat dari bahan semikonduktor. Pada mulanya dioda dibuat dari bahan germanium  karena bahan ini lebih mudah dipakai untuk memurnikan bahan dasar bila dibandingkan dengan silikon. Namun semua peralatan germanium mempunyai kelemahan, yaitu akan rusak bila suhunya naik. Setelah pemurnian silikon mencapai tingkat yang dibutuhkan, peralatan silikon banyak mulai muncul.

Dioda merupakan alat dengan dua terminal dan terbentuk dari dua jenis semi conduktor (silikon jenis p dan silikon jenis n) yang tersambung menjadi satu. Alat ini mampu dialiri oleh arus searah secara relatif mudah dalam satu arah, dan akan susah teraliri arus jika dialiri secara berkebalikan.

Symbol dan Package Diode

Symbol dan Package Dioda / Diode

Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa dioda memiliki dua buah terminal yaitu anoda (jenis positif) dan katoda (berjenis negatif). Jika kita membalik arah arus dari katoda  ke anoda maka kita hanya akan memperoleh arus yang kecil. Dengan mengukur arus dan tegangan dioda, kita akan mendapatkan kurva pengaliran arus seperti dapat kita lihat pada gambar 1, disitu terlihat adanya penurunan arus pada titik tegangan breakdown BV dan kenaikan arus pada dua keadaan yang berbeda yaitu pada saat dioda diberi bias maju dan dioda diberi bias mundur.

Karakteristik dioda

Gambar 1. Kurva Karakteristik Dioda

Dengan menggunakan harga positif untuk arus dan tegangan forward / bias mundur, dan harga negatif untuk arus dan tegangan reverse / bias balik, kita dapat menyimpulkan bahwa dioda hanya dapat diliri arus dalam satu arah saju yaitu bias maju atau dari anoda ke katoda (Malvino, Albert,1981).

Tagged with:  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

[+] kaskus emoticons