Waduh, saya barusan donlot plugin dari wordpress :) namanya WP-Syntax. Plugin tersebut sudah saya install tetapi saya belum coba posting dengan kode ini.. hehe :) makanya dalam posting kali ini saya coba deh tu plugin. Code yang saya embed hanyalah kode iseng sewaktu dulu mulai belajar mikrokontroler. Saya masih inget saat-saat dimana kalo malem hanya kamar kos saya yang selalu nyala lampunya dan dari sela-sela ventilasi berhembus asap putih .. hii .. apa hayoo? salah! yang benar itu adalah semburan asap dari udut djarum super bukan dari lapindo. Wekeke malah nglantur ..

BTW, saya juga bagi-bagi caranya pake plugin ini ah..
Plugin WP-Syntax bisa di donlot pada alamat : WP-Syntax

Kalo sudah donlot lalu di extract di wp-content/plugins dan masuk ke administrasi blog anda dan aktifkan deh.. kalo cara posting dengan menggunakan plugin ini adalah sbb :

<+++pre lang="..." line="...">

di tengah berisi kode yang ingin di masukkan

<+++/pre>

karakter “+++” harap di hilangkan ..

misalkan kode assembly tinggal masukin lang=”asm”
sedangkan untuk line mewakili nomor baris yang akan di mulai misal line=”1″.
Plugin ini support dengan bahasa pemrograman :

abap, actionscript, actionscript3, ada, apache, applescript, aptsources, asm, asp, autoit, avisynth, bash, bf, blitzbasic, bnf, boo, c, cmac, caddcl, cadlisp, cil, cfdg, cfm, cobol, cpp-qt, cpp, csharp, css, d, delphi, diff, div, dos, dot, eiffel, email, fortran, freebasic, genero, gettext, glsl, gml, bnuplot, groovy, haskell, hq9plus, html4strict, idl, ini, inno, intercal, io, java, java5, javascript, kixtart, klonec, klonecpp, latex, lisp, lolcode lotusformulas, lotusscript, lscript, lua, m68k, make, matlab, mirc, mpasm, mxml, mysql, nsis, objc, ocaml-brief, ocaml, oobas, oracle11, oracle8, pascal, per, pic16, pixelbender, perl, php-brief, php, plsql, povray, powershell, progress, prolog, providex, python, qbasic, rails, reg, robots, ruby, sas, scala, scheme, scilab, sdlbasic, smalltalk, smarty, sql, tcl, teraterm, text, thinbasic, tsql, typoscript, vb, vbnet, verilog, vhdl, vim, visualfoxpro, visualprolog, whitespace, winbatch, xml, xorg_conf, xpp, z80

yah .. untuk dokumentasi yang lebih komplit langsung menuju lokasi ajah di direktori pluginya wordpress :)

di bawah adalah contoh embed code dengan WP-Syntax plugin :

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81
82
83
84
85
86
87
88
89
90
91
92
93
94
95
96
97
98
99
100
101
102
103
104
105
106
107
108
109
110
111
112
113
114
115
116
117
118
119
120
121
122
123
124
125
126
127
128
129
130
131
132
133
134
135
136
137
138
139
140
141
142
143
144
145
146
147
148
149
150
151
152
153
154
155
/**      \\
;         \\
;     +++++\\   @   #           @                   - EMBEDDED Design
;+++++++++  \\ |# ###     ## ## # ### ### ### ####  - ELECTRONICS Development
;+++++++++  // |# # # ### # # # # #   #   # # #  #  - COMPUTER Programming
;     +++++//  |# ###     #   # # ### #   ### #  #  - DATABASE Application
;         //   |Herlambang Aribowo                  - DATA Acquisitions
;        //    |------------------------------------------------------------+
;Homepage   : http://www.nubielab.com
;Email      : herlambang@nubielab.com
;Mobile     : +6285878731222
;------------------------------------
*/
 
#include <tiny2313.h>
//FUSE LOW : 0XE4 HIGH : 0XDF
// Standard Input/Output functions
#include <delay.h>
#include <stdio.h>
#define kedip PORTD.6
// Timer1 overflow interrupt service routine
interrupt [TIM1_OVF] void timer1_ovf_isr(void)
{
// Reinitialize Timer1 value
TCNT1H=0xC567 >> 8;
TCNT1L=0xC567 & 0xff;
// Place your code here
kedip=~kedip;
}
 
#include <string.h>
//___________________________________
#define RXC UCSRA.7
#define TXC UCSRA.6
#define arr_len 5
#define alarm PORTB.0
//___________________________________
/**
perintah menyalakan alarm   : '1'
perintah memtikan alarm     : '0'
**/
// Global variables
char dataRX[arr_len]="";
char RX=0;
unsigned int count = 0;
 
//function prototype
void setting_REG (void);
void terima (void);
void clear_dataRX(void);
 
// Setting register
void setting_REG (void){
// Crystal Oscillator division factor: 1
#pragma optsize-
CLKPR=0x80;
CLKPR=0x00;
#ifdef _OPTIMIZE_SIZE_
#pragma optsize+
#endif
//Define I/O
DDRA  = 0xff;
PORTA = 0x00;
DDRB  = 0xff;
PORTB = 0x00;
DDRD  = 0xff;
PORTD = 0x00;
 
// USART initialization
// Communication Parameters: 8 Data, 1 Stop, No Parity
// USART Receiver: On
// USART Transmitter: On
// USART Mode: Asynchronous
// USART Baud Rate: 4800
UCSRA=0x00;
UCSRB=0x18;
UCSRC=0x06;
UBRRH=0x00;
UBRRL=0x67;
// Timer(s)/Counter(s) Interrupt(s) initialization
TIMSK=0x80;
// Timer/Counter 1 initialization
TCCR1A=0x00;
TCCR1B=0x04;
TCNT1H=0xC5;
TCNT1L=0x67;
ICR1H=0x00;
ICR1L=0x00;
OCR1AH=0x00;
OCR1AL=0x00;
OCR1BH=0x00;
OCR1BL=0x00;
// Global enable interrupts
#asm("sei")
}
 
unsigned char ambilRX(void){
unsigned char i =50;
while (--i){
    if (!(UCSRA & (1<<rxc))) RX = UDR;
    return RX;
    }
}
 
 
void terima(void){
unsigned int j;
for (j = 0; j <=25000; j++){
    if (RXC == 1){
        j=0;
        dataRX[count] = ambilRX();
        count++;
        RXC = 0;
        if (count > arr_len){
            count = 0;
            clear_dataRX();
            goto looping_;
            }
        else if (dataRX[0] == '1'){
            count = 0;
            alarm = 1;
            clear_dataRX();
            goto looping_;
            }
        else if (dataRX[0] == '0'){
            count = 0;
            alarm = 0;
            clear_dataRX();
            goto looping_;
            }
        else{
            count = 0;
            clear_dataRX();
            goto looping_;
            };
        };
    }
looping_:
clear_dataRX();
count = 0;
}
 
 
void clear_dataRX(void){
unsigned int i;
for (i = 0; i <=arr_len; i++){dataRX[i] = 0;};}
 
 
//Main routine buat operasi normal  (super loop)
void main(void){
setting_REG();
while (1){
    terima();
    }
}

Nah, Seperti di atas tadi contoh postingan dengan menggunakan WP-Syntax plugin.. :) BTW, Selamat mencoba.