Penguat Darlington

On March 26, 2014, in Analog, Elektronika, by Herlambang

Makin tinggi β, maka makin tinggi impedansi input dari basis. Banyak transistor mempunyai harga-harga β sampai 300. Dengan menggunakan pasangan Darlington, penguatannya (harga β) akan jauh lebih besar. Gambar 1 menunjukkan pasangan darlington. Emiter dari transistor pertama menggerakkan basis dari yang kedua. Karena itu, β keseluruhannya adalah Gambar 1 menunjukkan konfigurasi pasangan darlingtn dimana β keseluruhannya sama dengan […]

Tagged with:  

Light Emitting Diode (LED)

On March 25, 2014, in Analog, Elektronika, by Herlambang

Pada diode bias forward, electron pita konduksi melewati junction dan jatuh ke dalam hole. Pada saat electorn-electron jatuh pada pita konduksi ke pita valensi, mereka memancarkan energi. Pada dioda penyearah, energi ini keluar sebagai panas. Tetapi pada LED, energi dipancarkan sebagai cahaya. Dengan menggunakan unsur-unsur seperti gallium, arsen, dan phosfor, pabrik dapat membuat LED yang […]

Tagged with:  

Pengertian Dioda

On March 25, 2014, in Analog, Elektronika, by Herlambang

Dioda modern dibuat dari bahan semikonduktor. Pada mulanya dioda dibuat dari bahan germanium  karena bahan ini lebih mudah dipakai untuk memurnikan bahan dasar bila dibandingkan dengan silikon. Namun semua peralatan germanium mempunyai kelemahan, yaitu akan rusak bila suhunya naik. Setelah pemurnian silikon mencapai tingkat yang dibutuhkan, peralatan silikon banyak mulai muncul. Dioda merupakan alat dengan […]

Tagged with:  

Mekanik Elektrik Relay

On March 25, 2014, in Analog, Elektronika, by Herlambang

Relay adalah salah satu cara pensaklaran yang sering sekali dipakai dalam aplikasi listrik, pada prinsip dasarnya relay adalah sebuah saklar on / off yang diatur oleh adanya gaya magnet dari kumparan yang dialiri arus. Ada dua tipe dari relay yaitu normally close dan normally open relay. Pada relay tipe normally close saklar akan dalam keadaan […]

Tagged with:  

Sistem Interupsi MCS51

On March 24, 2014, in 8051 microcontroller, Microcontroller, by Herlambang

Meskipun memerlukan pengertian yang lebih mendalam, pengetahuan mengenai interupsi sangat membantu mengatasi masalah pemrograman mikroprosesor/mikrokontroler dalam hal menangani banyak peralatan input/output. Pengetahuan mengenai interupsi tidak cukup hanya dibahas secara teori saja, diperlukan contoh program yang konkrit untuk memahami. Saat kaki RESET pada IC mikroprosesor/mikrokontroler menerima sinyal reset (pada MCS51 sinyal tersebut berupa sinyal ‘1’ sesaat, […]

Tagged with:  

Sensor PIR (Passive Infra Red)

On March 14, 2014, in Elektronika, by Herlambang

Sensor PIR (Passive Infra Red) di sebut juga dengan Motion Sensor, Pressense Detector. Jenis sensor ini sudah umum digunakan dan sudah dikenal luas. Seperti halnya peralatan Elektronik yang lainnya, harganya tergantung dari negara pembuatnya, kwalitas dan juga Merk. Sesuai dengan namanya, Passive Infra Red, sensor ini bersifat pasif atau hanya menerima. Sensor ini menerima sinyal […]

Tagged with:  

Istilah dan Teori Dasar Dalam Kelistrikan

On November 29, 2012, in Elektronika, by Herlambang

Konduktor Konduktor adalah material dengan electron yang kehilangan ikatan dengan atomnya, atau material yang memperbolehkan pergerakan bebas dari sebagian besar elektronya. Atom yang hanya mempunyai satu electron valensi, seperti tembaga, perak, dan emas adalah contoh konduktor yang sangat bagus. Sebagian besar metal adalah konduktor yang bagus. Insulator Insulator atau bukan konduktor, adalah material dengan electron […]

Tagged with:  

Analog to Digital Converter (ADC)

On November 28, 2012, in Elektronika, by Herlambang

ADC adalah proses pengubahan sinyal analog menjadi digital. Proses pengubahan terjadi pada konverter atau pengubah yang dikenal dengan analog to digital converter. Proses pengubahan ini dikenal juga dengan nama sistem akusisi data. Terdapat 4 macam ADC yang memenuhi standar industri, yaitu integrating, tracking converter, successive approximation dan flash/paralel. Keempat jenis ADC tersebut mawakili beberapa pertimbangan […]

Tagged with:  

Control and Instrumentation Armoured Cable BS5308

On November 27, 2012, in Elektronika, by Herlambang

Prelude, Dalam dunia instrumentasi dan automation kadang diperlukan penggunaan kabel yang mungkin tidak lazim untuk instalasi biasa. Seperti pemasangan instrument yang dilakukan di area process plant pada petrochemical company. Salah satu contoh adalah armoured cable. Yang dimaksud armoured cable adalah kabel yang terbungkus oleh metal yang berfungsi sebagai pelindung core kabel. Metal armour juga sering […]

Tagged with:  

Shunt Resistor – The brief introduction

On January 28, 2012, in Analog, Elektronika, by Herlambang

Apakah shunt resistor itu? Shunt resistor atau disebut juga sebagai shunt resistor arus atau ammeter shunt resistor adalah resistor dengan kepresisian tinggi yang bisa digunakan untuk mengukur arus yang mengalir pada suatu rangkaian elektronika atau sebuah beban. Arus dapat diukur menggunakan shunt resistor dengan menggunakan low side current shunt insertion yang merujuk pada arus balik […]

Tagged with: